![]() |
| Kabid Tata Ruang PUPR KLU Rangga Wijaya |
Lombok Utara, CatatanNTB.com – Program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus menunjukkan progres signifikan. Sebanyak 510 sambungan rumah (SR) meter air gratis di Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, kini telah beroperasi dan mulai dinikmati masyarakat.
Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) KLU, Rangga Wijaya, memastikan seluruh pekerjaan fisik proyek SPAM Desa Genggelang telah rampung 100 persen. Bahkan, proyek tersebut telah melalui proses audit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Aset (BPKA).
“SPAM Desa Genggelang sudah diaudit minggu lalu untuk pekerjaan tahun lalu. Progresnya 100 persen dan sudah beroperasi,” ujar Rangga, Jumat (20/2/2026).
Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan dasar, sebanyak 510 SR diberikan secara gratis kepada masyarakat. Saat ini warga sudah bisa menikmati layanan air bersih tanpa dikenakan biaya pemakaian.
“Untuk sambungan rumah meter kita berikan gratis sebanyak 510 unit dan sudah beroperasi. Sementara pemakaiannya masih gratis. Sampai dengan serah terima akhir atau FHO (Final Hand Over), baru kita sosialisasikan bersama PDAM terkait tarif,” jelasnya.
Rangga menambahkan, pemberlakuan tarif resmi akan dilakukan setelah proses serah terima akhir rampung. Pemerintah daerah bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu terkait mekanisme dan besaran tarif kepada masyarakat.
Dengan capaian tersebut, Pemkab KLU optimistis program SPAM di Kecamatan Gangga dapat dituntaskan sepenuhnya pada 2026.
“Insya Allah untuk Kecamatan Gangga tahun ini tuntas SPAM,” katanya.
Tak hanya di Gangga, Dinas PUPR KLU juga menyiapkan kelanjutan pembangunan SPAM pada tahun anggaran 2026 di Kecamatan Bayan, tepatnya di Desa Akar-Akar dan Desa Loloan. Sekitar 200 sambungan rumah direncanakan akan dibangun dalam tahap lanjutan tersebut.
“Untuk tahun ini kelanjutan di Kecamatan Bayan, Desa Akar-Akar dan Desa Loloan sekitar 200 unit. Segera kita tender,” ujar Rangga.
Namun, proses tender masih menunggu pergeseran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Seluruh paket pekerjaan, termasuk pembangunan untuk organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, akan dilelang setelah proses administrasi anggaran selesai.
Program SPAM ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses air bersih sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan infrastruktur dasar bagi masyarakat Kabupaten Lombok Utara.

0Komentar