Kadis Pertanian dan Ketahanan pangan Lalu Mirza Amir Hamzah dan jajaran saat GPM di lapangan sangkareang 


Mataram, CatatanNTB.com – Dalam rangka memperingati Hari Koperasi, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kelurahan Pagutan Timur, Kota Mataram. Kegiatan ini disambut antusias masyarakat karena menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi NTB untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, mengendalikan inflasi, sekaligus memperkuat daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Lalu Mirza Amir Hamzah, mengatakan pelaksanaan GPM merupakan tindak lanjut arahan Gubernur NTB agar program tersebut terus digelar secara bertahap di berbagai wilayah, khususnya di lokasi yang mudah dijangkau masyarakat. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di Lapangan Sangkareang pada 24 Juli 2026.

"Melalui Gerakan Pangan Murah, pemerintah berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, inflasi dapat ditekan, serta berdampak pada penurunan angka kemiskinan," ujarnya.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Warga memadati lokasi pelaksanaan untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Salah seorang warga Mataram, Haris, mengaku program tersebut sangat membantu, terutama bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah yang paling merasakan dampak kenaikan harga kebutuhan pokok.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah bersama sejumlah mitra menyediakan berbagai komoditas, seperti beras, minyak goreng, telur ayam, gula pasir, hingga aneka bumbu dapur dengan harga di bawah harga pasar.

Melalui momentum Hari Koperasi, Gerakan Pangan Murah diharapkan tidak hanya menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong serta peran koperasi dan pemerintah dalam menghadirkan pangan yang terjangkau bagi masyarakat.