![]() |
| Foto: Ilustrasi |
Mataram CatatanNTB.com – Embarkasi Lombok mencatat prestasi membanggakan dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026. Berdasarkan hasil Survei Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI) 2026 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada 6 Agustus 2026. Embarkasi Lombok meraih nilai 87,80, tertinggi di antara seluruh embarkasi haji di Indonesia.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa peningkatan kualitas pelayanan yang dilakukan Asrama Haji Embarkasi Lombok berhasil memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para jemaah, meski proses persiapannya dilakukan dalam waktu yang relatif singkat.
Beberapa bulan sebelum operasional haji dimulai, Asrama Haji Embarkasi Lombok baru memiliki Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) definitif setelah cukup lama mengalami kekosongan pimpinan. Dengan waktu persiapan yang terbatas, pengelola melakukan berbagai pembenahan, baik pada aspek fasilitas maupun sistem pelayanan.
![]() |
| UPT Embarkasi Lombok |
Pendekatan pelayanan yang lebih humanis menjadi salah satu fokus utama. Pengelola menempatkan jemaah sebagai pusat layanan dengan memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, seperti lanjut usia (lansia), perempuan, penyandang disabilitas, dan jemaah yang membutuhkan pendampingan.
Berbagai fasilitas pendukung pun ditingkatkan. Jumlah kursi roda diperbanyak di sejumlah titik layanan agar mudah diakses saat dibutuhkan. Penempatan kamar diprioritaskan bagi lansia dan kelompok rentan dengan mempertimbangkan kedekatan akses menuju ruang makan, tempat ibadah, serta area keberangkatan. Kenyamanan kamar juga ditingkatkan agar jemaah dapat beristirahat dengan optimal sebelum berangkat maupun setelah kembali dari Tanah Suci.
Di bidang konsumsi, pengelola memperbaiki sistem distribusi makanan agar lebih tertib dan tepat waktu. Langkah ini terutama ditujukan untuk memudahkan jemaah lansia memperoleh layanan tanpa harus menunggu lama, sehingga dapat mengurangi beban fisik selama berada di asrama.
Pembenahan juga dilakukan pada tata kelola fasilitas. Aula Bir Ali I ditata untuk mendukung kelancaran berbagai layanan, sedangkan Aula Bir Ali II untuk pertama kalinya difungsikan sebagai lokasi penerimaan jemaah haji saat kepulangan dari Arab Saudi. Pemanfaatan aula tersebut membuat proses debarkasi berlangsung lebih tertib, mengurangi kepadatan, sekaligus memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi jemaah maupun keluarga penjemput.
Tak hanya itu, kualitas pelayanan petugas juga terus ditingkatkan. Seluruh petugas didorong lebih responsif dalam membantu mobilitas lansia, mendampingi jemaah yang membutuhkan bantuan, serta memastikan seluruh proses pelayanan berjalan cepat, ramah, dan nyaman.
Hasil dari berbagai pembenahan tersebut tercermin dalam penilaian para jemaah. Embarkasi Lombok berhasil menempati peringkat pertama nasional dalam Survei IKLHI 2026 dengan skor 87,80. Prestasi ini menunjukkan bahwa kualitas layanan haji tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan fasilitas, tetapi juga oleh tata kelola yang baik, kerja sama seluruh petugas, serta komitmen menghadirkan pelayanan yang mengutamakan kenyamanan dan kebutuhan jemaah.


0Komentar