Kepala SMKN 3 Mataram Sulman Haris bersama Guru dan jajaran Kolaborasi dengan TNI AD Berikan Pembekalan BHD ke Siswa 


Mataram, CatatanNTB.com — Siswa SMK Negeri 3 Mataram mendapat pembekalan Bantuan Hidup Dasar (BHD) sekaligus informasi mengenai proses seleksi penerimaan prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD).

Pembekalan tersebut diberikan Tim Denkesyah Mataram bersama Tim Ajenrem 162/WB saat berkunjung ke SMKN 3 Mataram, Selasa (15/9/2026), di Aula sekolah setempat.

Kegiatan tidak hanya memperkenalkan tahapan seleksi TNI AD, tetapi juga membekali siswa dengan pengetahuan dasar menghadapi kondisi kegawatdaruratan yang dapat terjadi kapan saja, termasuk di lingkungan sekolah.

Wakil Komandan Denkesyah Mataram, Mayor Ckm (K) Novia Dewi, bersama tim memberikan materi mengenai prinsip dasar BHD dengan menekankan pentingnya kecepatan dan ketepatan dalam memberikan pertolongan.

Prinsip yang disampaikan adalah time saving is life saving. Artinya, semakin cepat dan tepat pertolongan diberikan, semakin besar peluang seseorang dapat diselamatkan.

Para siswa diperkenalkan dengan tahapan dasar BHD, yakni Airway atau memastikan jalan napas, Breathing untuk menilai pernapasan, dan Circulation untuk memastikan sirkulasi.

Materi kemudian dilanjutkan dengan praktik. Siswa mempelajari cara memeriksa kesadaran, menilai pernapasan menggunakan metode look, listen, and feel, hingga melakukan kompresi dada atau pijat jantung luar menggunakan manekin simulasi.

Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, mengatakan keterampilan tersebut penting dimiliki siswa karena dapat diterapkan dalam situasi darurat, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

“Keterampilan Bantuan Hidup Dasar sangat penting karena dalam kondisi darurat, kecepatan dan ketepatan dalam memberikan pertolongan dapat menentukan keselamatan seseorang,” ujarnya.

Selain BHD, siswa juga mendapat informasi mengenai tahapan penerimaan prajurit TNI AD. Materi ini sekaligus membuka wawasan bagi siswa yang memiliki ketertarikan untuk mengikuti proses seleksi setelah menyelesaikan pendidikan.

Sulman berharap sosialisasi tersebut dapat dilanjutkan dengan program pembinaan bagi siswa yang berminat menjadi prajurit TNI. Pembinaan dapat mencakup persiapan fisik, kesehatan, mental, dan kedisiplinan.

Menurutnya, pembentukan karakter dan kedisiplinan tetap menjadi bagian penting dalam menyiapkan lulusan SMKN 3 Mataram, termasuk bagi siswa yang memilih jalur karier di luar bidang kejuruan.

“Harapan kami, siswa SMKN 3 Mataram memiliki kedisiplinan dan kesehatan yang prima sebagai bekal untuk meraih masa depan,” katanya.

Sulman menambahkan, pembekalan tersebut sejalan dengan semangat SMKN 3 Mataram melalui moto “SMK Kompak Go International”. Menurutnya, lulusan sekolah kejuruan perlu memiliki keterampilan, kedisiplinan, kesehatan, serta kesiapan menghadapi dunia kerja yang semakin luas.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembekalan siswa di SMKN 3 Mataram yang tidak hanya berfokus pada keterampilan kejuruan, tetapi juga kesiapsiagaan, kesehatan, kedisiplinan, dan penguatan karakter sebagai bekal setelah lulus.