![]() |
| Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat berkunjung ke RSUP NTB |
Mataram, CatatanNTB.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus mendorong pembenahan sektor kesehatan melalui transformasi menyeluruh di RSUP NTB. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal atau yang akrab disapa Miq Iqbal, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan modern harus mengedepankan kecepatan, kenyamanan, dan kepastian layanan bagi masyarakat.
Menurut Miq Iqbal, rumah sakit tidak cukup hanya memiliki gedung besar dan fasilitas megah, namun yang paling utama adalah kualitas pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat merasakan pelayanan yang cepat, manusiawi, nyaman, dan memberi kepastian,” tegasnya.
Di bawah arahan Direktur RSUP NTB, drg. H. Asrul Sani, M.Kes, berbagai langkah transformasi kini mulai disiapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit rujukan terbesar di NTB tersebut.
Salah satu fokus utama yakni optimalisasi pelayanan klinis. RSUP NTB akan melakukan redistribusi kapasitas tempat tidur layanan anak atau pediatri guna mengurangi kepadatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Selain itu, rumah sakit juga menerapkan sistem dual-track pathway, yakni pemisahan jalur pasien infeksius dan non-infeksius sejak dari pintu masuk rumah sakit. Sistem ini ditargetkan mampu menekan risiko penularan penyakit sekaligus mempercepat waktu penanganan pasien hingga di bawah enam jam.
Penguatan layanan kritis juga menjadi perhatian penting. RSUP NTB akan meningkatkan fasilitas ICU serta sistem monitoring pasien guna menekan angka mortalitas dan meningkatkan keselamatan pasien.
Transformasi juga dilakukan melalui percepatan digitalisasi layanan rumah sakit. Mulai dari pendaftaran online, rekam medis elektronik, sistem manajemen antrean, hingga dashboard data real-time akan diterapkan agar proses pelayanan dan pengambilan keputusan medis menjadi lebih cepat dan akurat.
Data rumah sakit nantinya juga akan terintegrasi langsung dengan sistem Kementerian Kesehatan untuk memperkuat tata kelola layanan kesehatan berbasis digital.
Tak hanya fokus pada pasien, Pemprov NTB juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga kesehatan. Sejumlah fasilitas pendukung seperti ruang istirahat tenaga kesehatan, sarana olahraga, hingga layanan penitipan anak (day care) bagi tenaga medis turut disiapkan.
Selain itu, penguatan sistem ambulans profesional juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara menyeluruh.
Di sisi lain, RSUP NTB juga diarahkan menuju kemandirian fiskal melalui penguatan tata kelola keuangan, pengurangan ketergantungan terhadap subsidi APBD, hingga target menuju kondisi zero utang.
Transformasi tersebut menjadi komitmen nyata Pemerintah Provinsi NTB untuk menghadirkan layanan kesehatan yang modern, profesional, dan berorientasi langsung pada kebutuhan masyarakat.
“RSUP NTB harus menjadi rumah sakit yang sehat, mandiri, makmur, dan mendunia,” demikian semangat transformasi yang terus digaungkan Pemerintah Provinsi NTB.

0Komentar