![]() |
| Kepulangan kloter 12 Haji NTB |
Mataram, CatatanNTB.com – Sebanyak 389 jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 12 asal Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Timur tiba di Debarkasi Lombok pada Senin malam (16/6/2026). Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan saat keberangkatan yang mencapai 393 jemaah.
Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Mataram, Herman Nugraha, menjelaskan selisih jumlah jemaah disebabkan dua orang meninggal dunia di Arab Saudi, satu jemaah dimutasi ke kloter lain, dan satu jemaah lainnya masih tertunda kepulangannya karena menjalani perawatan.
"Dua jemaah meninggal dunia di Arab Saudi, satu jemaah mutasi ke kloter lain, dan satu jemaah masih tertunda kepulangannya karena sakit," ujar Herman.
Ia mengatakan, secara umum kondisi kesehatan jemaah yang tiba di Debarkasi Lombok cukup baik. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, sebanyak 361 jemaah dinyatakan sehat, sedangkan 28 jemaah memerlukan pemantauan kesehatan lebih lanjut.
Selama proses debarkasi, petugas mencatat sembilan kunjungan ke poliklinik. Dari jumlah tersebut, dua jemaah mengalami suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius. Satu jemaah menjalani observasi, sementara satu jemaah lainnya dirujuk untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Selain itu, dua jemaah menjalani pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT) dengan hasil negatif, sedangkan empat jemaah mengikuti skrining tuberkulosis (TB). Petugas juga tidak menemukan adanya kasus penyakit menular maupun spesimen yang memerlukan pemeriksaan laboratorium lanjutan.
Herman menegaskan, dari aspek kekarantinaan dan sanitasi, seluruh persyaratan kesehatan telah terpenuhi. Pesawat, Asrama Haji, layanan katering, hingga armada bus operasional dinyatakan memenuhi standar kesehatan yang berlaku.
"BKK Kelas I Mataram terus melakukan pengawasan kesehatan terhadap jemaah haji yang tiba guna memastikan proses debarkasi berlangsung aman serta mencegah potensi penyebaran penyakit dari luar negeri," pungkasnya.

0Komentar