Lombok Utara, CatatanNTB.com - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lombok Utara menggelar aksi bersih-bersih sampah di kawasan hutan wisata pusuk KLU pada Rabu, 25 Juni (2026).


Kegiatan yang di komendai DLK KLU ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah. 

Aksi tersebut turut diHadiri Sekda KLU, Sahabudin, Kepala Dinas DLH KLU, Husnul Ahadi dan jajaran serta 

serta 5 orang perwakilan dari masing -masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se- KLU. 


Sekda KLU Sahabudin, mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, tetapi juga mengajak masyarakat membangun budaya hidup bersih dan peduli terhadap kelestarian alam.


" Kita edukasi masyarakat agar tidak membuang sampah disembarang tempat.ucap nya.


Sementara itu, Kepala bidang (Kabid) Persampahan dan Limbah B3 DLH KLU, Masjudin. Menjelaskan kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 5 hingga 30 Juni 2026. Puncak kegiatan dilaksanakan pada rabu, 24 Juni 2026, dengan agenda bersih bersih sampahdi sepanjang jalur pusuk yang merupkan pintu masuk dan jalur wisata Klu. 


Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, titik-titik rest area pusuk hingga saat ini belum dilengkapi dengan sarana kontainer penampungan sampah yang memadai.

Padahal. 


“Ideal nya 2 kontainer penampungan sampah harus ditempatkan di jalur pusuk"ucap nya


Kebutuhan kontainer sampah diestimasi minimal sebanyak dua unit, dengan harga satuan mencapai sekitar Rp200.000.000. lokasi prioritas yang untuk penempatan kontainer adalah kawasan Bentek dan gunung Malang. 


Kendala Pengelolaan dan keterbatasan anggaran Menjadi kendala DLH dlaam menyediakan kontainer tersebut.


“Kendala utama saat ini adalah siapa yang akan bertanggung jawab terhadap kontainer tersebut jika sudah ditempatkan. Hal ini penting untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan,” tegas Masjudin.


Lebih lanjut, pihaknya menyatakan bahwa pengadaan kontainer sampah akan dianggarkan apabila alokasi dana tersedia. DLH KLU berharap rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan sinergi lintas sektor dalam penyediaan dan pengelolaan sarana prasarana kebersihan di kawasan wisata.