Disparekraf Provinsi NTB peringati Hari Ekonomi Kreatif Nasional 


Mataram, CatatanNTB.com – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengajak pelaku ekonomi kreatif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Nusantara Creative Walk dalam rangka memperingati Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) di halaman Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTB, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus ajang promosi bagi komunitas kreatif dan pelaku UMKM di NTB. Berbagai aktivitas digelar, mulai dari jalan sehat, senam bersama, penampilan cosplay oleh Komunitas Banzai Mataram, pertunjukan musik langsung, hingga pembagian doorprize kepada peserta.

Sekretaris Gekrafs NTB, Rangga Danu Meinaga Adhitama, mengatakan Nusantara Creative Walk tidak sekadar menjadi kegiatan perayaan, tetapi juga wadah untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi antarpelaku ekonomi kreatif.

Menurutnya, sinergi antara komunitas, pengurus Gekrafs, pemerintah, dan pelaku UMKM diperlukan agar potensi kreativitas daerah dapat berkembang menjadi produk dan jasa yang memiliki nilai ekonomi.

“Ajang ini merupakan sarana silaturahmi antarpengurus sekaligus wadah apresiasi dan promosi bagi para pelaku ekonomi kreatif serta UMKM di NTB,” ujar Rangga.

Ia juga mendorong seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gekrafs di kabupaten dan kota se-NTB agar lebih aktif mengawal perkembangan industri kreatif di daerah masing-masing.

Salah satu upaya yang didorong adalah mengusulkan pembentukan peraturan daerah (Perda) tentang Ekonomi Kreatif kepada pemerintah kabupaten dan kota. Regulasi tersebut diharapkan dapat menjadi landasan hukum untuk memperkuat dukungan pemerintah terhadap pelaku usaha kreatif, termasuk dalam pengembangan usaha dan peningkatan daya saing produk lokal.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTB melalui Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Chandra Aprinova, menegaskan bahwa ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama melalui pemanfaatan kreativitas, budaya lokal, dan inovasi.

Menurut Chandra, produk dan jasa ekonomi kreatif juga memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan sektor pariwisata NTB. Keterpaduan kedua sektor tersebut membuka peluang bagi produk lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan nilai tambah dari potensi daerah.

“Sektor ekonomi kreatif berfokus pada pemanfaatan kreativitas, budaya lokal, serta inovasi untuk menciptakan produk dan jasa berdaya saing tinggi. Produk-produk ini terintegrasi langsung dengan ekosistem pariwisata NTB yang terus berkembang,” jelasnya.

Melalui Nusantara Creative Walk, Gekrafs NTB bersama Pemerintah Provinsi NTB berharap kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku UMKM semakin kuat. Selain menjadi ajang promosi, kegiatan ini diharapkan mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi kreatif yang mandiri, kompetitif, dan berkelanjutan di NTB.