Plt. Kadis PUPR KLU Bambang Gunawan 


Lombok Utara, CatatanNTB.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Utara mempercepat pelaksanaan sejumlah proyek strategis pada Tahun Anggaran 2026. Fokus utama pembangunan diarahkan pada peningkatan dan rekonstruksi jalan kabupaten yang tersebar merata di seluruh kecamatan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lombok Utara, Bambang Gunawan, menegaskan bahwa pemerataan infrastruktur jalan menjadi prioritas pemerintah daerah guna memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Pembangunan jalan tidak lagi terkonsentrasi di satu wilayah tertentu. Seluruh kecamatan mendapatkan porsi yang berimbang agar manfaatnya dirasakan secara adil oleh masyarakat,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).

Menurut Bambang, pembangunan akan menyasar ruas-ruas strategis yang menjadi urat nadi aktivitas warga, mulai dari jalur penghubung antarwilayah, akses permukiman, kawasan pertanian, hingga sentra ekonomi masyarakat. Pendekatan pemerataan ini diharapkan mampu memperkecil kesenjangan pembangunan antarwilayah di Lombok Utara.

Selain infrastruktur jalan, penguatan tata kelola pemerintahan turut masuk dalam agenda strategis 2026. Pemerintah daerah merencanakan pembangunan gedung kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Inspektorat sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan publik serta memperkuat fungsi pengawasan internal.

Di sektor fasilitas publik, sejumlah proyek jangka panjang tetap dilanjutkan. Pembangunan Islamic Center masih berjalan dan akan disusul pembangunan Youth Center yang diproyeksikan menjadi ruang ekspresi dan pembinaan generasi muda. Pembangunan Gapura Kabupaten Lombok Utara juga dirancang untuk memperkuat identitas daerah sekaligus menjadi simbol kebanggaan masyarakat.

Penguatan layanan dasar masyarakat tak luput dari perhatian. Pada sektor air bersih dan sanitasi, pemerintah daerah mengembangkan jaringan distribusi air minum dan sambungan rumah di Desa Loloan, Kecamatan Bayan. Sementara di kawasan wisata Gili Trawangan, dilakukan pemeliharaan sistem pengolahan air limbah guna menjaga kualitas lingkungan.

Program sanitasi permukiman juga digulirkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Melalui rangkaian proyek strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menegaskan komitmennya terhadap pembangunan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.

“Seluruh program dirancang dengan prinsip akuntabilitas dan pengawasan berjenjang agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat di setiap kecamatan, bukan sekadar tercatat dalam dokumen perencanaan,” pungkas Bambang.