Ketua PMI Lobar Haris Karnain 


Lombok Barat, CatatanNTB.com – Ketua PMI Lombok Barat, Haris Karnain, menegaskan bahwa Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lombok Barat tidak menerima dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat selama tahun 2025. Penegasan itu disampaikan menyusul adanya laporan dugaan korupsi dana sebesar Rp150 juta yang dilayangkan ke Kejaksaan Negeri Mataram.

Haris mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi resmi terkait sumber dana yang dimaksud dalam laporan tersebut. Meski demikian, PMI Lombok Barat menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan dan siap bersikap kooperatif apabila diminta memberikan keterangan.

“Kami menghormati seluruh proses yang berjalan dan akan memberikan informasi yang dibutuhkan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Haris dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah serta menjaga situasi tetap kondusif sambil menunggu penjelasan resmi dari aparat penegak hukum.

Sebagai lembaga kemanusiaan, PMI Lombok Barat disebut terus berupaya menjalankan tata kelola organisasi dan pengelolaan keuangan secara terbuka, profesional, serta sesuai mekanisme yang berlaku.

Haris mengungkapkan, saat ini proses audit dan evaluasi pengelolaan keuangan PMI Lombok Barat masih berlangsung dan dilakukan oleh kantor akuntan publik independen. Audit tersebut menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga.

Nantinya, hasil audit final akan dikoordinasikan bersama PMI Pusat sebagai pembina organisasi PMI di seluruh Indonesia.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya kami menjaga tata kelola lembaga yang akuntabel serta memperkuat kepercayaan publik terhadap PMI,” katanya.

Menurut Haris, perhatian, kritik, maupun masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran dan pendewasaan lembaga.

“Kami tetap berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan kemanusiaan yang terbuka, profesional, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ke depan, PMI Lombok Barat memastikan akan tetap fokus menjalankan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat sekaligus memperkuat sistem tata kelola lembaga yang transparan dan akuntabel.

PMI Lombok Barat juga menyatakan terbuka kepada seluruh pihak yang ingin memperoleh informasi terkait layanan maupun program-program kemanusiaan yang dijalankan.