Penerbangan Singapura-Lombok 10 Kali Sepekan, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal: NTB Makin Terhubung Dunia(foto/IA)


Mataram, CatatanNTB.com – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyambut positif penambahan frekuensi penerbangan internasional rute Singapura–Lombok yang meningkat signifikan dari empat kali menjadi sepuluh kali dalam sepekan. Penambahan konektivitas ini diyakini akan memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Barat.

Iqbal menjelaskan, tambahan enam penerbangan per minggu tersebut akan dilayani oleh Scoot, maskapai berbiaya rendah yang merupakan anak perusahaan Singapore Airlines.

“Dengan penambahan ini, Lombok resmi mengukuhkan posisinya sebagai destinasi dengan frekuensi penerbangan tertinggi dari Singapura di luar Pulau Jawa dan Bali,” ujar Iqbal saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, peningkatan frekuensi penerbangan tersebut merupakan hasil dari upaya panjang dan kerja keras berbagai pihak dalam memperkuat konektivitas internasional menuju NTB.

“Alhamdulillah, setelah upaya panjang, frekuensi penerbangan internasional kita bertambah enam penerbangan seminggu. Jadi yang semula hanya 14 penerbangan internasional per minggu, mulai Juni ini menjadi 20 penerbangan seminggu,” katanya.

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Turki itu menegaskan, Pemerintah Provinsi NTB tidak akan berhenti sampai di sini. Saat ini, pihaknya masih mengawal proses perizinan pembukaan rute baru yang menghubungkan Lombok dengan Australia.

“Kita masih menunggu proses perizinan untuk jalur Lombok–Darwin dan Lombok–Perth,” ungkapnya.

Iqbal menambahkan, percepatan pembukaan dan penambahan rute internasional dilakukan untuk mendukung sejumlah agenda berskala internasional yang akan berlangsung di NTB. Di antaranya ajang Pocari Sweat Run pada Juli mendatang serta MotoGP Mandalika yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.

Ia juga menyoroti keberhasilan NTB menambah frekuensi penerbangan internasional di tengah tren penurunan jadwal penerbangan asing ke sejumlah destinasi lain di Indonesia.

“Saat penerbangan asing mengurangi jadwal ke destinasi-destinasi di Indonesia, Lombok justru berhasil menambah jadwal secara signifikan,” tegasnya.

Dalam satu tahun terakhir, Pemprov NTB tercatat berhasil mendorong pembukaan lima destinasi penerbangan internasional baru. Jika proses perizinan rute Darwin dan Perth rampung, NTB akan memiliki tujuh destinasi internasional baru yang terhubung langsung dengan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM).

Selain membuka destinasi baru, pemerintah daerah juga berhasil menambah 12 jadwal penerbangan pada rute internasional yang telah beroperasi sebelumnya.

Dengan semakin terbukanya akses udara internasional, Iqbal optimistis NTB akan semakin diminati wisatawan mancanegara dan mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan pariwisata Indonesia.