![]() |
| Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB berikan penghargaan kepada Enumerator Pangan |
Mataram, CatatanNTB.com – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan penghargaan kepada enumerator terbaik panel harga pangan konsumen dan produsen tahun 2026. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kinerja petugas dalam mengumpulkan dan memperbarui data harga pangan yang menjadi salah satu acuan pemantauan stabilitas harga di daerah.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak memperingati Hari Pangan Sedunia di Lingkungan Mapak Indah, Kelurahan Jempong Baru, Kota Mataram (22/10/26).
Pada kategori enumerator produsen, Ni Wayan Putu Sriwati dari wilayah Mataram meraih posisi terbaik dengan persentase kinerja 100 persen. Disusul Muhsamar Irawan, S.T.P., dan Hasaniah, S.P., dari Lombok Timur, yang masing-masing mencatatkan persentase kinerja 99 persen.
Sementara itu, pada kategori enumerator konsumen, Baiq Mita Arista yang bertugas di Pasar Kebon Roek, Mataram, menempati posisi teratas dengan persentase kinerja 99 persen. Berikutnya, Rijai Sadikin, S.H., dari Pasar Gerung, Lombok Barat, serta Ahmad Adrijal, S.P., dari Pasar Pagesangan, Mataram, masing-masing mencatatkan kinerja 97 persen.
Adapun penghargaan untuk kategori data ter-update diberikan kepada Devi Arilina, enumerator Pasar Mandalika, Mataram, dengan persentase kinerja 96 persen.
Apresiasi ini menyoroti pentingnya peran enumerator dalam mendukung ketersediaan data harga pangan yang akurat dan terkini. Data tersebut dibutuhkan untuk memantau perkembangan harga di pasar sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan langkah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
GPM Dekatkan Pangan Murah kepada Masyarakat
Selain memberikan penghargaan kepada enumerator, kegiatan GPM juga menjadi upaya pemerintah daerah membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan, Irene Selviani, mengatakan GPM bertujuan menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan pangan murah dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Tujuan GPM tentunya menjaga stabilitas harga, sehingga pangan murah dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat dan meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan tersebut turut diisi penyerahan paket sembako bagi kaum dhuafa dan anak yatim piatu melalui kerja sama dengan Perum Bulog dan Baznas NTB. Pemerintah juga membagikan sayuran segar secara gratis kepada pengunjung serta menyerahkan bantuan bibit cabai dan sayuran untuk lingkungan di wilayah Kelurahan Jempong Baru.
Untuk mendorong pemanfaatan beras pemerintah, kegiatan ini juga menghadirkan lomba memasak nasi goreng menggunakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog. Lomba tersebut melibatkan peserta dari masyarakat umum, pelaku UMKM, UPT, dan bidang di lingkup Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, GPM tidak hanya menjadi sarana menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga memperkuat pemantauan harga, mengapresiasi petugas pendataan, serta memperluas akses masyarakat terhadap pangan.

0Komentar